Tour Garut: Candi Cangkuang, Kampung Pulo, Asep Strawberry (Part 3)

Sebelum membaca edisi 3 ini, monggo mampir di itinerary Tour Garut dan Tempat Wisata Garut yang dapat dijadikan sebagai referensi saat jalan-jalan ke Garut.

Candi Cangkuang letaknya searah dengan jalan utama menuju Leles dan Cipanas Garut. Candi Cangkuang wajib dikunjungi oleh para wisatawan, karena candi ini merupakan satu-satu nya candi di tatar Sunda. Tentunya saya pun membaca sejarah candi cangkuang melalui wikipedia dan beberapa referensi lainnya yang saya dapat di google.

Jarak dari jalan utama ke Candi Cangkuang sekitar 5 KM. disini, ada area parkir luas yang bisa menampung banyak bus. tiket masuk untuk dewasa 3000, anak-anak 2000.
Lokasi candi cangkuang berada di tengah danau. candi cangkuang berada di pulau kecil di tengah danau. kami harus menyebrang menggunakan perahu tradisional. harga tiket nyebrang PP hanya 4000.

Saat tiba di pulau kecil ini, hawa dingin sudah terasa. kami harus berjalan mengikuti orang-orang...karena belum ada panah pintu masuk.
dan akhirnya tibalah juga di Kampung Pulo. Kampung Pulo adalah kampung yang hanya memiliki 6 kepala keluarga. Kampung ini hanya berisi 6 rumah dan 1 masjid. unik ya....

Dengan panduan seorang Guide di candi ini, kami pun bisa melihat ke dalam candi. di dalam candi ini terdapat patung syiwa, kecil...yang ternyata di dalam patung ini terdapat mata air. mata air ini, pada abad ke 8, digunakan sebagai tempat pembuangan abu jenazah kaum Hindu di masa itu.

di sebelah candi, terdapat makam syeh Arief Muhammad. dan disekitaran candi, terdapat pemakaman umum.

So, setelah dianalisis, sebenarnya pulau kecil ini adalah pulau pemakaman. pulau ini berisi makam-makam dan sebagian lainnya adalah area persawahan dan pepohonan.

Kampung pulo yang berlokasi dekat dengan candi dan makam syeh Arief Muhammad adalah anak dan turunan dari Arief Muhammad. 6 rumah dan 1 masjid adalah simbol dari anak turunan pertama dari Arief Muhammad....bahwa beliau memiliki 6 anak perempuan (6 rumah) dan 1 anak laki-laki (1 masjid). rumah ini hanya boleh ditempati oleh 6 kepala keluarga saja. jika ada yang menikah, maka wajib ada yang keluar dari kampung tersebut.

Setelah wisata sejarah, tentunya haus melanda dan perut mulai teriak minta nasi liwet. tentunya kami pun mengunjungi restoran Nasi Liwet Asep Strawberry. pemandangannya bagus. sampan gratis kami pakai untuk berkeliling danau. makanannya enakkk....bahkan nasi liwet  + ayam kampung nya dibungkus dan dibawa pulang (sisa nya masih banyak).

Dan tak lupa, saya pun membeli strawberry, buah kesukaanku! :D

jam 1/2 5 sore kami bergegas pulang. perjalanan menuju Bekasi lumayan lama, karena jalanan sore / malam lumayan padat. dan kami puassss!!! senang sekali bisa jalan-jalan ke Garut. see you on this friday Garut! semoga trip nanti membawa group jalan-jalan ke Garut, bisa menyenangkan! :)

oya, di bawah ini adalah foto-foto Candi Cangkuang dan Kampung Pulo :)








Comments

Popular Posts